Pemberdayaan Masyarakat Nagari Sikabu Melalui Inkubasi Bisnis Produk Unggulan Untuk Kemandirian Ekonomi

Authors

  • Prima Fithri Universitas Andalas
  • Wisnel Universitas Andalas
  • Hanalde Andre Universitas Andalas
  • Cesar Welya Refdi Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/jhi.v8i3.884

Keywords:

Community Empowerment, Business Incubation, Corn Based Products, Economic Independence, Local Superior Product

Abstract

Nagari Sikabu, located in Padang Pariaman Regency, is an agrarian area with strong potential in corn production as its leading agricultural commodity. However, the utilization of corn has largely been limited to sales in raw form, resulting in relatively low economic value for the local community. This condition indicates a gap between abundant natural resources and the community’s capacity to transform them into value added products. Therefore, this community service program was designed to empower local residents through a sustainable business incubation model for corn based products using a participatory approach. The methods applied included field observations, participatory interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and SWOT analysis to map the strengths, weaknesses, opportunities, and threats in developing processed corn products. The results identified that derivative products such as corn chips, corn emping, and corn brownies have strong prospects to become local flagship products. Training sessions and workshops successfully improved community skills by 42%, particularly in food processing techniques, packaging, pricing, and digital marketing. Furthermore, the program facilitated the establishment of a Community Business Group (Kelompok Usaha Bersama/KUB) as an institutional platform for collective business development and local economic strengthening. In conclusion, the corn based business incubation program proved effective in enhancing community capacity, strengthening business institutions, and opening new entrepreneurial opportunities in Nagari Sikabu. For sustainability, continuous assistance is required in product legalization, innovative packaging technology, and integration with digital marketing channels so that processed corn products can penetrate wider markets and contribute to local economic independence.

References

Antaranews. (2024). Kementan: varietas baru jagung dukung ketahanan pangan. https://www.antaranews.com

Ardiansyah, D., Sulistyorini, A., Latifah, R. (2022). Dampak inkubasi bisnis terhadap kinerja UMKM pangan lokal. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 8(3), 44–52.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Padang Pariaman. (2023). Statistik pertanian Nagari Sikabu. Padang Pariaman: Badan Pusat Statistik.

Fithri, P., Lina, E. C., Games, D., Refdi, C. W., Andre, H., Utami, P. A. Z. (2019). Strategi pemasaran untuk optimalisasi produksi dan komersialisasi kakao di Kabupaten Pasaman. Jurnal Hilirisasi Ipteks, 2(3), 193-199.

Fithri, P., Wisnel, W., Kesogihan, R. S. F., Wahyuni, N. S., Aufar, A. R. (2024). Pelatihan perancangan desain kemasan berbasis komik literasi pada BUMNag Saiyo Sakato, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Hilirisasi Ipteks, 7(4), 509-510. DOI: https://doi.org/10.25077/jhi.v7i4.819

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). (2022). SDGs Desa: Panduan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Jakarta: Kemendes PDTT.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2024). Laporan tahunan produksi jagung nasional. Jakarta: Kementan.

Lina, E. C., Games, D., Fithri, P., Leoni, Y. (2019). Inkubasi produk unggulan Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal Hilirisasi Ipteks, 2(3), 236-244.

Muslikh, M., Fadilah, R., Anwar, S. (2021). Strategi inkubasi bisnis UMKM berbasis produk lokal. Jurnal Inovasi Sosial, 4(1), 22-31.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Sekretariat Negara.

Purwaningsih, R. (2022). Pengembangan produk lokal berbasis pertanian. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 78-85.

Rahman, F. (2021). Penguatan KUB dalam pengembangan produk unggulan desa. Jurnal Ekonomi Lokal, 5(2), 102-110.

Sari, D., Pratama, A., Yulianto, B. (2022). Hilirisasi produk pertanian lokal berbasis inovasi desa. Jurnal Agribisnis dan Inovasi, 5(1), 33-45.

Wahyudi, M., Nurhasanah, S. (2021). Kelembagaan desa dalam penguatan produk pertanian lokal. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 9(2), 88-97.

Yuliani, E., Handayani, T. (2023). Pelatihan produk olahan jagung untuk meningkatkan pendapatan petani. Jurnal Pemberdayaan Desa, 7(1), 55-63.

Downloads

Published

30-09-2025

How to Cite

Fithri, P., Wisnel, Andre, H., & Refdi, C. W. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Nagari Sikabu Melalui Inkubasi Bisnis Produk Unggulan Untuk Kemandirian Ekonomi. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 8(3), 247–256. https://doi.org/10.25077/jhi.v8i3.884

Issue

Section

Articles