DISEMINASI TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DI NAGARI TANJUNG SANI KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM
DOI:
https://doi.org/10.25077/jhi.v6i2.665Keywords:
dissemination, liquid organic fertilizer, technology , nagari, Tanjung SaniAbstract
The use of organic fertilizers can be a solution to reducing the application of inorganic fertilizers because they can improve the soil's physical, chemical, and biological properties to increase the quality and quantity of crop yields. One organic fertilizer that can improve soil nutrients and increase the quality and quantity of the harvest is rice-washing water waste. This waste is helpful for plants, easily obtained by farmers, and environmentally friendly; it has a low price so that farmers can afford it. The objectives of this activity are 1. to increase public knowledge and understanding of the manufacture of Liquid Organic Fertilizer (POC) derived from rice washing water waste, 2. to reduce the use of chemical fertilizers which are diverted to organic fertilizers to maintain soil and environmental quality. This activity was carried out from July to September 2022 at the Wali Jorong Sigiran Nagari Tanjung Sani Office, Tanjung Raya District, Agam Regency. The activity methods used are counseling methods and demonstration of liquid organic fertilizer (POC) making. The activity results show that partners are very interested and enthusiastic about participating in the implementation of activities in receiving the science and technology of fertilizers provided. Furthermore, the motivation of the PKK partner women community group to carry out intensive cultivation or maintenance of local plants is very large. Even the high desire of the community/partners to master the technology for making liquid organic fertilizer (POC) is given. From this activity, it can be concluded that it can increase the community's knowledge and skills in producing alternative organic fertilizers so that plant cultivation activities can run well in Nagari Tanjung Sani, Tanjung Raya District, Agam Regency, West Sumatra.
References
Bahar, A. E. 2016. Pengaruh pemberian limbah air cucian beras terhadap pertumbuhan kangkung darat (Ipomoea reptans L.). Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian, Riau.
Direktorat Sarana Produksi. 2006. Pupuk Terdaftar. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Departemen Pertanian, Jakarta.
Efrizal. 2010a. Pemberian persentase fermentasi eceng gondok, eichornia crassipes, dalam pakan buatan terhadap efisiensi dan konversi makanan ikan mas, Cyprinus carpio L. Biosspectrum, 6(2): 119-123.
Efrizal. 2010b. Pengaruh persentase pemberian eceng gondok , eichornia crassipes, yang difermentasi sebagai campuran makanan buatan terhadap pola pertumbuhan relatif ikan mas, Cyprinus carpio L.. Biosspectrum, 6(3): 141-146.
Efrizal dan N. Gusmanizar. 2012. Transfer teknologi sederhana dalam penyusunan formulasi dan pembuatan pelet ikan untuk pembudidaya ikan di Koto Tangah Padang, Sumatera Barat. Warta Pengabdian Andalas. XIX (28), Juni 2012.
Efrizal dan Rusnam. 2017. IbM diseminasi bioteknologi pemanfaatan eceng gondok, eichornia crassipes, sebagai pakan buatan alternatif untuk pembudidaya ikan di Sumatera Barat.Halaman 808-816 dalam A. Agustien, Syaifullah, R. Pitopang, Nurainas, S. Ilyas, dan R., Kurniawan, Editor. Prosiding Seminar Nasional Biodiversitas dan Ekologi Tropika Indonesia ke-4 (BioETI Ke-4) dan Kongres Penggalangan Taksonomi Tumbuhan Indonesia Ke-12. Implementasi Kajian Biodiversitas Dalam Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Ekowisata. Jurusan Biologi FMIPAUniversitas Andalas, Padang, 15-17 September 2017.
Efrizal, Rusnam dan F.L. Syaiful. 2018a. Diseminasi teknologi pembuatan pakan buatan alternatif dengan campuran limbah kangkung air, Ipomoea aquatica Forks untuk pembudidaya ikan di Sumatera Barat. Jurnal Hilirisasi IPTEKS. 1(3): 1-10.
Efrizal, Nurmiati, Periadnadi dan A. Fernando. 2018b. Penyuluhan rumah pangan mandiri di Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Buletin Ilmiah Nagari Membangun. 1(3): 70-77.
Efrizal, Nurmiati, Chairul, A. Agustien, Z. Syam, dan Suwirmen. 2020. Diseminasi teknologi pakan buatan alternatif untuk pengembangan budidaya ikan gurame intensif dalam upaya meningkatkan produktivitas perikanan di Kelurahan Limau Manis Kecamatan Pauh Kota Padang. Jurnal Hilirisasi IPTEKS. 3(1): 64-78.
Hadisuwito, S. 2007. Membuat pupuk kompos cair. Cetakan ketiga, Agromedia Pustaka, Jakarta.
Indriani, Y. H. 2002. Membuat Kompos Secara Kilat. Cetakan Keempat, Penebar Swadaya, Jakarta.
Menteri Pertanian. 2006. Pupuk Organik Dan Pembenah Tanah. Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 02/Pert/HK.060/2/2006.
Syaiful, F.L. A.A. Siahaan dan R.H. Putri. 2022. Inovasi pembuatan pupuk organik dari tandan kosong kelapa sawit dan pupuk kandang di Nagari Sungai Kunyit Kabupaten Solok Selatan. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 5(3): 148-156
Wardiah, Linda dan Rahmatan, 2014. Potensi limbah air cucian beras sebagai pupuk
organik cair pada pertumbuhan pakchoy (Brassica rapa L.). Jurnal Biologi Edukasi, Vol. 6 No.1, Hal 34-38
Yuwono, T. 2006. Kecepatan dekomposisi dan kualitas kompos sampah organik. Jurnal Inovasi Pertanian. Vol. 4, No.2.













