PEMANFAATAN MAKANAN TAMBAHAN BERBASIS DIVERSIFIKASI DADIAH PADA IBU HAMIL DAN PELATIHAN PEMANTAUAN STATUS GIZI PADA PETUGAS KESEHATAN

  • Susmiati Susmiati Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
  • Helmizar Helmizar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas
  • Asrawati Nurdin Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
  • Zifriyanti Minanda Putri Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
  • Esthika Ariany Maisa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
  • Yuanita Ananda Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
  • Muthamainah Muthamainah Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
  • Sidaria Sidaria Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
  • Ilfa Khairina Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak balita akibat kekurangan gizi dalam waktu lama terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi dan kurangnya asupan gizi bayi. Stunting  akan mengakibatkan anak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak, beresiko mengidap penyakit metabolik dan degeneratif dikemudian hari. Salah satu program lokal berbasis masyarakat yang mungkin dilakukan adalah pemberian makanan tambahan pada ibu hamil yang merupakan usaha peningkatan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan. Salah satu makanan yang sangat tinggi nilai gizi baik protein, lemak dan probiotiknya yang mudah didapatkan di daerah Lintau Buo adalah dadiah. Pemberian makanan tambahan ini tidak efektif bila tidak diikuti dengan pemantauan tumbuh kembang oleh petugas kesehatan. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang PMT dan peningkatan pengetahuan petugas tentang pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak. Pengabdian berupa penyuluhan tentang pemanfaatan pemberian makanan tambahan berbasis dadiah pada ibu hamil serta pelatihan pemantauan tumbuh kembang pada petugas kesehatan di Nagari tanjung bonai  Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah datar yang terkenal sebagai penghasil dadiah yang tinggi kandungan bakteri asam laktat. Sasaran Pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil dan petugas kesehatan di wilayah Lintau Buo Utara.  Metode pelaksanaan program ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu tahap persiapan berupa persiapan izin lokasi, pembuatan modul penyuluhan. Tahap kedua yaitu pelaksanaan penyuluhan atau desiminasi ilmu dan peragaan pemantauan  tumbuh kembang bayi dan anak.  Tahap ketiga adalah tahap evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan. Dari kegiatan ini memberi nilai tambah pengetahuan ibu hamil dan petugas kesehatan sehingga diharapkan angka kejadian stunting dapat ditekan.

Published
2019-12-23
Section
Articles