PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI SOSIALISASI AGRIBISNIS AYAM JOPER DI DESA SUNGAI BATU GANTIH KECAMATAN GUNUNG KERINCI KABUPATEN KERINCI PROVINSI JAMBI

  • Ridho Kurniawan Rusli Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Padang, 25163, Indonesia
  • Rusfidra Rusfidra Departemen Teknologi Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang
  • Kusnadidi Subekti Departemen Teknologi Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang
  • Amri Syahardi Pengelolaan Agribisnis Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
  • Sosmiarti Sosmiarti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, Padang
  • Arfan Hanafi Mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Andalas

Abstract

The empowerment of village communities is within the framework of the Independent Campus Learning Program (MBKM) Building Villages, which is carried out for the people of Sungai Batu Gantih Village, Gunung Kerinci District, Kerinci Regency, Jambi Province. Based on the results of a preliminary survey in Sungai Batu Gantih Village, in general, the village community carries out their livestock business part-time, with food crop farming activities as the main business. The knowledge of the people of Sungai Batu Gantih Village regarding the cultivation of free-range chickens is still low. Chicken rearing is carried out extensively, relying on household leftovers as feed, resulting in low productivity and a limited population. So, this activity aims to improve the abilities and skills of village communities in raising chickens through socializing the joper chicken so that they can increase productivity and increase people's income in Sungai Batu Gantih Village. Joper chickens are the result of crossing male Joper chickens and female purebred chickens with quite high egg production, and the eggs and meat have a distinctive taste. This activity will be carried out in September–December 2022. The method of activity carried out is participatory community empowerment, which includes counseling, field practice, and mentoring. The implementation of empowerment activities went well and received a positive response from the village community. This was shown by the percentage of Joper chickens that lived to 4 weeks of age, reaching 90% with a body weight ranging from 230 to 290 g/head.

References

Astuti, R. P., Sujadmi, Bahtera, N. I., & Yetti, G. (2022). Pemberdayaan masyarakat menggunakan Teknologi Probio_FM dalam Pengolahan Pakan Ternak Ayam Merawang di Desa Pagarawan, Bangka Belitung. Agrokreatif, Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 40–46.

Elizabeth, R., & Rusdiana, S. (2012). Perbaikan Manajemen Usaha Ayam Kampung Sebagai Salah Satu Sumber Pendapatan Keluarga Petani di Pedesaan. Workshop Nasional Unggal Joper.

Elly, F. H. (2021). Potensi dan Prospek Pengembangan Agribisnis Peternakan Sapi Potong. Prosiding Seminar Teknologi dan Agribisnis Peternakan VIII Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman 24-25 Mei 2021.

Eviyati, R. (2005). Tinjauan Agribisnis Peternakan. AGRIJATI Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian, 1(1), 30–37.

Iskandar, S. (2006). Tatalaksana Pemeliharaan Ayam Joper. Balai Penelitian Ternak Ciawi. Bogor.

Iskandar, S. (2010). Seri Peningkatan Manfaat Sumberdaya Genetik Ternak: Usahatani Ayam Kampung. Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor.

Krisnamurthi, B. (2020). Pengertian Agribisnis. Puspa Swara. Depok.

Rusli, R. K., Yuniza, A., & Ciptaan, G. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Kurang Mampu yang Terdampak Covid-19 di Kelurahan Limau Manis Melalui Introduksi Ayam Kampung Unggul Balitbangtan dan Pelatihan Ransum. Warta Pengabdian Andalas, 29(2), 87–93.

Saragih, B. (1998). Agribisnis Berbasis Peternakan. Pusat Studi Pembangunan-Lembaga Penelitian IPB. Bogor.

Sartika, T. (2016). Panen Ayam Kampung 70 Hari. Penebar Swadaya. Jakarta.

Soehadji. (1994). Membangun Peternakan Tangguh. Orasi Ilmiah Anugerah Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Ilmu Peternakan Universitas Padjadjaran 15 September 1994. Universitas Padjadjaran. Bandung.

Suprijatna, E. (2010). Strategi pengembangan Ayam Joper Berbasis Sumber Daya Joper dan Berwawasan Lingkungan. Seminar Nasional Unggas Joper ke-4. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semarang. P: 55-58.

Syaiful, F. L., Dinata, U. G. S. D., & Ferido. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Nagari Sontang Kabupaten Pasaman melalui Inovasi Budidaya Sapi Potong dan Inovasi Pakan Alternatif yang Ramah Lingkungan. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 1(3), 21–31.

Tribudi, Y. A., Tohardi, A., Haryuni, N., & Lesmana, V. (2022). Pemanfaatan tepung larva black soldier fly (Hermetia illucens) sebagai subtitusi tepung ikan terhadap performa ayam Joper periode starter. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 5(1), 45–51.

Utami, T., Sanam, M. U. E., Djungu, D. F. L., Sitompul, Y., & Tophianong, C. T. (2020). Pelatihan dan pendampingan beternak ayam kampung super untuk peningkatan Ekonomi dan perbaikan gizi masyarakat di Desa Camplong. Jurnal pengabdian masyarakat peternakan, 5(1), 37–45.

Warintan, S. E., Wahyuni, B., & Listyorini, F. H. (2020). Sistem Pertanian Terpadu Dengan Sistem Kandang Paddock Untuk Meningkatkan Pendapatan. DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4 (1), 133–139.

Yefni. (2018). Analisis Model Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Masyarakat Madani, 3(1), 42–61.
Published
2024-03-27
Section
Articles